Nama RSUP Sanglah Telah Berubah, Berikan Dampak Positif terhadap Properti di Sekitar Lokasi
Salah satu rumah sakit terbesar dan terpenting di Bali, RSUP Sanglah, telah mengalami perubahan nama menjadi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah. Perubahan nama ini diharapkan dapat menghormati jasa dan pengabdian Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, yang merupakan dokter spesialis pertama keturunan Bali dan spesialis saraf pertama di Bali. Prof. Ngoerah juga turut merintis berdirinya RSUP Sanglah dan menjadi dokter kepresidenan Presiden Soekarno di Bali. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Udayana.
Perubahan nama ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian Kesehatan RI dan Badan Penanaman Modal terkait izin operasional rumah sakit. Perubahan nama ini juga didasarkan pada usulan dari Gubernur Bali dan DPRD Provinsi Bali. Perubahan nama ini telah resmi dilaksanakan pada 30 Desember 2022, bersamaan dengan hari ulang tahun ke-63 RSUP Sanglah.
Dengan nama baru ini, diharapkan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan dunia kedokteran. Rumah sakit ini juga diharapkan dapat menjadi rumah sakit yang berkompeten dan mampu menjawab tantangan dunia medis. Perubahan nama ini juga diharapkan dapat memberi motivasi baru bagi manajemen dan seluruh komponen insan yang ada di rumah sakit ini.
Perubahan nama RSUP Sanglah menjadi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah juga berdampak pada perkembangan properti di sekitar lokasi rumah sakit. Beberapa pengamat properti mengatakan bahwa perubahan nama ini dapat meningkatkan nilai jual properti di sekitar rumah sakit, karena menunjukkan bahwa rumah sakit tersebut memiliki reputasi yang baik dan prestise yang tinggi. Selain itu, perubahan nama ini juga dapat menarik minat investor untuk membangun properti di sekitar rumah sakit, seperti hotel, apartemen, atau pusat perbelanjaan, yang dapat mendukung kebutuhan pasien dan pengunjung rumah sakit.
